Tour Bekasi Tanpa Jok Mobil
Satu demi satu, kawan yang sudah berpuluh puluh tahun berpisah, mulai bersua lagi. Namun wajah dulu mengasyikan, tetapi sekarang pada menakutkan alias lemu-lemu ha ha ha….
Saat melihat kehadiran Uha di rumah Soimah (Bekasi), nanda kaget bukan kepalang. “Ya alloh ha..kowe kok dadi bunder kaya kiye sih…” seraya menjabat erat. Lbih heboh lagi saat Soimah keluar dari dapur, “Astaghfirulloh…uha…..kamu kok bengkak dan jelek gak kaya dulu…” sambut soimah yang langsung cekakakan bisa ketemu bersama.
Selanjutnya anda semua tahu, mereka ngobrol ngalor ngidul tiada mengenal waktu, tak terasa seharian di rumah soimah -yang sebentar lagi akan menjadi kandepag bekasi- ahirnya uha mengangkut kawan kawannya dengan mobil niaga yang biasa dipakai untuk kirim barang sehari hari. Karuan saja, soimah, nanda, duroh dan anak-anak mereka cekakakn kegelian naik mobil yang gak ada joknya bagai angkutan di desa naik gunung.
Lucunya keliling bekasi lagi, jadilah reuni ini mengesankan. Mereka mencicipi hidangan kuliner siomay di pertokoan marrakash square pondok ungu bekasi.

16 Oktober 2010 pada 8:25 am
om bukannya angkutan desa tp tepatnya kayak angkutan teroris,,jendelanya ditutup plastik….untung ajj gak dikejar densus