Meet And Great

Posted in Tak terkategori on 17 Mei 2011 by alumnipgan90

REUNI - Agus suparno, Subhi dan Nanda

Reuni alumni PGAN 90

Tema
21 tahun pgan’90: saat berbagi, saat peduli

Tujuan
Silaturahmi angkatan
Berbagi dan peduli pendidikan, masyarakat dan bangsa
Menyatukan langkah kecil untuk perubahan besar
Mengembangkan jejaring persahabatan dan persaudaraan yang langgeng
Merintis sikap hidup yang ramah lingkungan dan bersahaja

Tempat
WISMA PENDAWA
Jl. Kolam No:4 Cihampeulas Bandung
Telp. 022 2031473
Hari, Tanggal
Sabtu, 9 juli 2011
Rangkaian Kegiatan
Pra reuni
Acara Puncak

Berkebun Sengon Yuk

Posted in Pendidikan on 27 Februari 2011 by alumnipgan90

DUA TAHUN - Pohon Sengon ketika usia 2 tahun, tinggi hingga 7 meter, mudah di tanam, ringan perawatannya

Sengon sangat adaptif , cocok ditanam di hampir semua macam lahan. Yang terutama adalah lahan tidak tergenang air , dan pada saat penanaman bibit di lahan , minimal terkena hujan selama tiga bulan.Lebih bagus lagi jika daerah sekitar lahan terdapat sungai yang terus mengalir sepanjang tahun.

Lubang tanam berukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm. Pisahkan lapisan atas tahan / top soil di sisi kiri lubang tanam ( kira – kira tebal 5 cm dari permukaan ). Sisa galian diletakkan di sebelah kanan. Masukkan top soil / tanah lapisan atas ke dalam lubang. Masukkan bibit dalam polybag ke dalam lubang tanam , sobek polybagnya dan sisihkan. Masukkan 1 – 2 kaleng susu pupuk kandang terfermentasi ( ayam atau kambing lebih baik ), dan 100 gram pupuk NPK / Phonska. Tutup lubang dengan sisa tanah galian.

Jarak tanam ideal 3 x 3 meter. Jika ditanam 1,5 x 1,5 meter , untuk mencapai diameter 25 cm dibutuhkan waktu 8 – 9 tahun. Teoritisnya , dibutuhkan 1150 batang bibit per hektar.

Pada usia tanam 2 minggu – 1 bulan , lakukan pengontrolan terhadap gangguan serangga pemakan daun , semprot Decis jika ditemukan serangga pemakan daun. Bulan ke 2 dan ke – 5 lakukan penyiangan dan pemupukan dengan NPK / Phonska . Jika ditemukan serangga pemakan daun , lakukan penyemprotan dengan Decis lagi. Potong ranting – ranting percabangan. Hindarkan dari hewan ternak masuk yang bisa memakan daunnya atau menginjak / merobohkan. Hindarkan juga dari perambah yang memangkasi daun – daunnya untuk pakan ternak. Penyemprotan Decis/insektisida lain membuat ternak tidak suka memakan daunnya.

Pada akhir tahun pertama dan ke dua , gali lubang tanam berukuran sama di antara 4 pohon , isi dengan 0,3 m3 pupuk kandang dan 0,5 kg NPK. Siangi gulma yang mengganggu.

Mulai akhir tahun pertama sudah mulai boleh dilakukan tumpangsari dengan polong – polongan , misalkan kedelai dan kacang hijau.

Hitungan bisnisnya

Perbandingan sengon lokal biasa ( SL ) dengan unggul bersertifikat ( UB ),
dalam sudut pandang bisnisnya :
Contoh kasus ( angka keluaran di lapangan masih bisa bervariasi sedikit ) :
Penanaman luas 1 hektar, misalkan sama – sama dengan jarak ideal kurang lebih
3 meter x 3 meter , populasi per hektar idealnya kira – kira 1150 batang.
Biaya pemeliharaan dengan pemupukan & tenaga kerja dll selama 2 tahun pertama
Rp. 10.000/pohon.

Sengon Lokal ( SL )asumsi rata – rata diameter 24 pada tahun ke 5.
Biaya Bibit Rp. 900 x 1150 = Rp. 1.035.000
Biaya Pemeliharaan @ Rp. 10.000 x 1150 = Rp. 11.500.000
Jumlah Pengeluaran = Rp. 12.535.000

Pemasukan
Penjarangan Tahun ke 1= 25% x 1150 x @ Rp. 15.000 = Rp. 4.312.500
Penjarangan Tahun ke 2= 15% x 1150 x @ Rp. 40.000 = Rp. 6.900.000
Hasil tebang Tahun ke 5= 60% x 1150 x @ Rp. 260.000= Rp.179.400.000
Jumlah Pemasukan = Rp.190.612.500

( menarik , karena Pak MenHut MS Kaban di TRUBUS menyebutkan , hasil sengon
kira – kira Rp. 140 juta/Ha , mari kita lihat )

Pemasukan SL – Pengeluaran SL = Rp.190.612.500 – Rp.12.535.000
Hasil per Ha Sengon Lokal = Rp.178.077.500

Sengon Unggul Bersertifikat ( UB )& Sengon Morotai asumsi rata – rata diameter 29 di tahun ke
5.
Biaya Bibit Rp. 1600 x 1150 = Rp. 1.840.000
Biaya Pemeliharaan @ Rp. 10.000 x 1150 = Rp. 11.500.000
Jumlah Pengeluaran = Rp. 13.340.000

Pemasukan
Penjarangan Tahun ke 1= 10% x 1150 x @ Rp. 15.000 = Rp. 1.725.000
Penjarangan Tahun ke 2= 5% x 1150 x @ Rp. 40.000 = Rp. 862.500
Hasil tebang Tahun ke 5= 85% x 1150 x @ Rp.325.000 = Rp.317.687.500
Jumlah Pemasukan = Rp.320.275.000

Pemasukan UB – Pengeluaran UB = Rp.320.275.000 – Rp.13.340.000
Hasil per Ha Sengon UB = Rp.306.935.000

Nah , silakan Anda pilih , tanam sengon asalan , atau Unggul Bersertifikat.
Tapi , hasil masih bisa beragam , tergantung pemeliharaan , penyakit ,
gangguan karena daunnya banyak dipangkas / dicuri orang untuk pakan ternak ,
pengolahan lahan , dsb. Tapi , dengan asumsi semua faktor negatif bisa
diatasi , perbandingannya seperti di atas.

Untuk sengon var. Morotai , lihat di
www.sengonmorotai.blogspot.com

Komentar majalah – majalah investasi dan keuangan mengenai investasi di bidang perkebunan kayu tebangan :
The Economist
“Timber as a growing asset class” in the February 5, 2007 edition of the Economist says:
• “Average annual returns on timber . . . have outstripped those from leading global stock indices, property, oil and gold for the past decade.”
• “. . . modern investors are putting money into trees to reap benefits in the nearer term.”
• “A growing number of individuals, endowments and pension funds are including timber as a ‘hard asset’ in their portfolios.”
• “As ‘green’ awareness rises around the world, timber looks more attractive than ever.”
MoneyWeek
“Timber investors are barking up the right tree” in the July 7, 2006 issue of Moneyweek says:
• The UN Food and Agriculture Organisation predicts world consumption of industrial wood will rise 60% over the next 25 years”
• “trees have never heard of the Nasdaq bubble… and they don’t know what a War on Terror is”
• “over the past century the price of wood has averaged an annual increase of 6%”
Smart Money Magazine
“Timber!” in the November 2001 issue of Smart Money Magazine notes:
• “The track record of early investors – and a slew of recent academic research – indicate that timber is a near perfect asset.”
• “As trees get larger, their value increases.”
• ” . . . research indicates that real prices for timber have steadily risen for more than 100 years – better performance than any other commodity . . .”
Bloomberg Wealth Manager
“The Growth in Trees, Timber’s New Place in the Diversified Portfolio” in the December 2001 / January 2002 issue of the Bloomberg Wealth Manager. This article is more technical, but just as positive:
• “Individual investors have begun exploring timber more aggressively as a source of almost assured growth in tumultuous times.”
• “How can investors be so certain of returns? ‘One key factor that drives the investment is biological: trees grow.’”
• “. . . compared with oil and gold, for example, whose value can be affected by new finds, ‘we know where all the world’s forests are.’”
• “Indeed, as an asset class, timber – a renewable resource with constant product demand – stands out as a remarkably stable investment.”
• “Clients inclined toward socially responsible investing will find even more to like in timber . . . Forests take greenhouse gasses out of the atmosphere as they grow and replenish the earth’s supply of oxygen.”
• “Timber’s qualifications as a solid investment are too impressive to dismiss.”

Bagaimana Caranya agar Motivasi Kerja Terus Menyala?

Posted in Pendidikan dengan kaitan (tags) on 20 Desember 2010 by alumnipgan90

Becky

Menjaga ritme motivasi-diri (self motivation) agar terus berada dalam kondisi yang sumringah sungguh amat penting untuk meraih peak performance. Dalam konteks pengembangan kinerja organisasi yang unggul, munculnya barisan highly motivated employees juga merupakan salah dimensi utama yang dibutuhkan.

Tanpa barisan SDM dengan motivasi kerja yang tangguh, sebuah organisasi bisa tergelincir menjadi “zombie organization” dan gagal memenuhi ekspektasi para pelanggannya.

Cuman soalnya, menjaga motivasi setiap insan agar terus berada pada jalurnya juga bukan soal yang mudah. Jika demikian halnya, lalu solusi apa yang bisa dihadirkan? Prinsip penting apa yang perlu selalu dibentangkan agar spirit motivasi itu bisa terus berkibar?

Dari sejumlah studi tentang work motivation, terdapat sejumlah prinsip utama yang layak dicatat manakala kita mau menelisik tentang rahasia dibalik mekarnya motivasi setiap insan. Disini kita mau membahas dua prinsip yang paling penting.

Prinsip yang pertama : organizational climate does matter. Iklim dan lingkungan kerja yang kondusif selalu merupakan aspek paling utama untuk menjaga agar motivasi selalu menyala dengan lestari.

Dan sebaliknya, tak ada yang lebih ampuh untuk menjadi alat de-motivasi selain lingkungan kerja yang penuh dengan toxic. Atau lingkungan kerja yang sarat dengan ketidakjelasan peran dan tujuan; kosong dengan ide-ide brilian yang segar; yang dipenuhi dengan budaya kerja santai; atau lingkungan kantor yang dipenuhi dengan barisan karyawan abal-abal – maksudnya tidak kompeten, tidak punya inisiatif, dan gagal menghadirkan kinerja yang ekselen.

Lingkungan kerja selalu merupakan arena yang memberi dampak signifikan bagi pertumbuhan para anggotanya. Dan begitu kita gagal membangun lingkungan kerja yang kredibel, segera ia akan menjadi alat pembunuh motivasi paling ulung.

Minggu lalu, saya bertemu dengan anak muda cemerlang, lulusan salah satu perguruan tinggi ternama di negeri ini, yang baru bekerja di sebuah perusahaan. Baru sebulan bekerja ia merasa shocked. Semangat anak muda yang menyala-nyala ini mendadak reduk ketika ia menjumpai lingkungan kerja (di perusahaan barunya) yang sama sekali tidak inspiring. Motivasi anak muda cemerlang ini layu sebelum sempat mekar.

Jadi jika Anda leader – dalam level apapun – tugas Anda-lah untuk sekuat tenaga membangun lingkungan kerja yang kredibel : lingkungan yang punya tujuan jelas dan di-naungi dengan komunikasi dan koordinasi yang lancar. Sebuah lingkungan yang punya etika kerja yang kuat, saling menyemangati dan penuh disiplin. Dan pada akhirnya, sebuah lingkungan kerja yang ramah dengan ide-ide segar, dan selalu ingin menjangkau batas kinerja yang paling tinggi. Dalam lingkungan kerja semacam inilah, motivasi kerja akan terus berpendar.

Prinsip yang kedua : sense of accomplishment and recognition. Studi menunjukkan ternyata sense bahwa kita telah berhasil menuntaskan pekerjaan kita dengan baik merupakan sumber motivasi yang kuat. Jadi ketika kita punya deretan tugas yang bejibun, lalu kita dengan tekun menelisiknya satu demi satu, dan kemudian akhirnya berhasil menuntaskan setiap tugas itu — semua tahapan tersebut ternyata membuat kita merasa “have done something meaningful” dan mampu memotivasi kita untuk bergerak lebih tinggi.

Tahapan diatas tentu saja akan lebih optimal, jika deretan tugas itu memiliki tujuan yang jelas dan terukur; serta punya target yang menantang (challenging goals).

Itulah kenapa setiap atasan/manajer harus menyusun tujuan tim secara jelas, dan kemudian mengkomunikasikannya secara intensif dengan setiap anggota tim. Ini penting, sebab sering saya menjumpai banyak anggota tim (pegawai/karyawan) yang “blank” ketika saya tanya apa target kinerja tim/bagian Anda. Tanpa common and shared vision yang jelas, bagaimana mungkin kita bisa memantik api motivasi yang menyala?

Motivasi karyawan juga akan menjadi kian mekar jika setiap accomplishment atas tugas yang menantang itu selalu disertai dengan team recognition dan selebrasi bersama. Keberhasilan dan kerjasama tim yang gigih untuk mencapai target kinerja, penting untuk dirayakan. Dalam perayaan bersama itulah, esprit de corpsterus dipelihara, dan ini bisa memunculkan spirit motivasi yang kokoh bagi setiap anggota yang terlibat didalamnya.

Motivation is the key to success, begitu para ahli bilang. Dua prinsip diatas selalu layak diingat dan diterapkan, kalau Anda memang ingin meringkus keberhasilan dalam tugas dan pekerjaan Anda.

 

Methods Of Healing

Posted in Pendidikan on 20 Desember 2010 by alumnipgan90

Becky

oleh Becky Ridwan Bey

Dalam beberapa waktu yang lalu Viva News menulis sebuah warning sekaligus sebagai referensi tambahan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan.Hal ini sangat layak diketahui meski sudah ada bebrapa orang yang mengetahui tentang hal ini,tapi mungkin masih banyak juga yang belum tahu bagai mana menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan pengelolaan sprema. Berikut adalah kutipannya : Memperhatikan kesehatan sperma sangat penting bagi pasangan yang tengah berencana memiliki buah hati. Sama halnya sel telur, kondisi sperma menentukan tingkat kesuburan. Salah satu ciri sperma sehat adalah jika jumlahnya mencapai 20 juta per mililiter sperma atau air mani. Demi mempertahankan kesehatan sperma, ada beberapa hal yang perlu Anda tahu, seperti dikutip dari laman Methods Of Healing. 1. Olahraga Ketika tubuh Anda selalu dalam kondisi yang baik, jumlah kandungan sperma Anda pun akan baik. Mempertahankan kondisi tubuh mudah dilakukan dengan menerapkan olahraga teratur. 2. Ejakulasi Atur waktu ejakulasi. Tunggu sampai tiga hari untuk ejakulasi lagi. Ejakulasi terlalu sering bisa memperburuk kualitas sperma. 3. Gizi seimbang Dengan asupan nutrisi yang tepat, seorang pria dewasa bisa memaksimalkan kuantitas sperma. Hindari makanan pedas. Tingkatkan konsumsi sayuran seperti bayam, brokoli, asparagus, dan ganggang laut. Juga buah-buahan seperti tomat, semangka, jambu, dan anggur merah. 4. Air Putih Tak ada fungsi organ yang berjalan normal saat tubuh kekurangan air. Dalam kondisi dehidrasi akibat kekurangan cairan, produksi hormon penghasil sperma akan terhambat. Takaran ideal, konsumsi air sedikitnya delapan gelas per hari. 5. Pola hidup sehat Selain asupan nutrisi, kesehatan sperma juga dipengaruhi gaya hidup. Demi kuantitas dan kualitas sperma yang prima, hindari stres, konsumsi rokok dan alkohol. Kebiasan buruk semacam itu bisa merusak kualitas sperma. Pemakaian celana dalam yang terlalu ketat juga memperburuk kualitas sperma. 6. Bercinta di pagi hari Kebiasaan ini seringkali dijadikan trik untuk mempercepat memiliki momongan. Saat bangun tidur di pagi hari, produksi sperma berada di tingkat tertinggi. 7. Berat badan ideal Berat badan berlebih bisa memengaruhi kuantitas sperma. Pilih menu-menu diet terbaik yang menunjang perbaikan kualitas kesehatan sperma. Penurunan jumlah sperma bisa terjadi karena sejumlah alasan. Selain kebiasaan mengenakan celana terlalu ketat, infeksi dalam tubuh juga dapat menurunkan kuantitas dan kualitas sperma. Menjadi penting berkonsultasi dengan dokter karena konsumsi obat-obatan jenis tertentu juga seringkali memengaruhi kualitas sperma. (pet)

Tes CPNS DEPAG 2010

Posted in Pendidikan dengan kaitan (tags) on 22 Oktober 2010 by alumnipgan90

TES CPNS KEMENAG 2010

Bagi teman teman yang akan mengikuti tes cpns di kementerian agama, silahkan buka www.kemenag.go.id/cpns.kemenag.go.id mulai tanggal 25 oktober 2010 sampai 3 Nopember 2010. Pendaftaran bisa melalui internet yang online pada tanggal tersebut diatas. Semoga berhasil.

Temu Kangen PGAN di Puncak

Posted in Reuni dengan kaitan (tags) on 22 Oktober 2010 by alumnipgan90

TEMU KANGEN - Dari kiri : Agus Suparno, Widodo, Munji, Uha, Subhi dan Isteri Munji

Berawal dari omong2 dengan subhi, yang ketika itu ingin ketemuan dan kangen kangenan dengan teman2 alumni. setelah kontak sana kontak sini, akhirnya tumirin bs nyediain tempat, villa deplu di puncak bogor.

Alkisah, pada tanggal 3 Okt 2010 berlangsunglah pertemuan para alumni PGAN angkatan 90. Ingin tahu jalan acaranya? Hebbooohhhhh gitu loh….

Sejak mereka datang di Villa Deplu langsung salaman dan berangkulan dan lucunya mereka udah kaya lupa bawa anak isteri.

Mereka langsung terlibat forum ngobrol sejak sore hingga jam 3 pagi, ruarrr biasa. Padahal sebelumnya, beberapa peserta sudah menggebu gebu ingin bawa alat musik, karaoke dan lain sebagainya. Tapi begitu ketemu, jangankan makan…buang air saja jadi lupa semua. Karena tak ada cerita sedikitpun yang berlalu begitu saja, melainkan sama2 menyimak, menanggapi dan tertawa terbahak bahak…..

Nanda cerita, dulu tak kenal subhi alias becky, padahal sering lihat orangnya, tapi ya itu tadi, ora kenal babar blas. Sepertinya keduanya menyesali keadaan waktu itu kenapa gak kenalan aja dulu….Toh kenalan kan bukan termasuk dosa besar, pikir becky.

Yang paling seru, ketemunya Rohimin dan Widodo. Keduanya silih berganti bercerita, mulai dari Intris sampai di tolak cewek PGA, ‘naudzubillah’ kata Duroh, kok kasihan banget sampai di tolak cewek.

Syamsul, Tumirin, Munji, Agus Suparno dan Uha lebih banyak mendengarkan cerita2 temannya yang seru2. maklumlah mereka memang udah pada keluar ubannya.

Akhir tahun rencananya akan di gelar lagi di Bandung, Syamsul sudah meminta Rohimin untuk menyiapkan tempatnya yang nyaman. Bagi yang mau gabung segera hubungi Nanda.

Tour Bekasi Tanpa Jok Mobil

Posted in Reuni dengan kaitan (tags) on 2 September 2010 by alumnipgan90

Ngumpulna Balung Pisah

Satu demi satu, kawan yang sudah berpuluh puluh tahun berpisah, mulai bersua lagi. Namun wajah dulu mengasyikan, tetapi sekarang pada menakutkan alias lemu-lemu ha ha ha….

Saat melihat kehadiran Uha di rumah Soimah (Bekasi), nanda kaget bukan kepalang. “Ya alloh ha..kowe kok dadi bunder kaya kiye sih…” seraya menjabat erat. Lbih heboh lagi saat Soimah keluar dari dapur, “Astaghfirulloh…uha…..kamu kok bengkak dan jelek gak kaya dulu…” sambut soimah yang langsung cekakakan bisa ketemu bersama.

Selanjutnya anda semua tahu, mereka ngobrol ngalor ngidul tiada mengenal waktu, tak terasa seharian di rumah soimah -yang sebentar lagi akan menjadi kandepag bekasi- ahirnya uha mengangkut kawan kawannya dengan mobil niaga yang biasa dipakai untuk kirim barang sehari hari. Karuan saja, soimah, nanda, duroh dan anak-anak mereka cekakakn kegelian naik mobil yang gak ada joknya bagai angkutan di desa naik gunung.

Lucunya keliling bekasi lagi, jadilah reuni ini mengesankan. Mereka mencicipi hidangan kuliner siomay di pertokoan marrakash square pondok ungu bekasi.

Becky Siapkan Reuni PGAN di Bumiayu

Posted in Reuni dengan kaitan (tags) on 17 Juni 2010 by alumnipgan90

RELIGI - Ahmad Subhi S,Ag M,Si

Besar-besaran dan Terarah

Banyak kesan yang tersisa dari pertemuan alumni PGAN Purwokerto angkatan 88-89-90. Mereka yang lulus tahun 88 mungkin agak sumringah, karena acara tanggal 13 uni 2010 lalu memang dihelat untuk mengumpulkan alumni tahun itu. Namun bagi mereka yang lulus tahun 89 dan 90, tak ubahnya pertemuan alumni di Baturagung lalu hanya pelepas rindu semata.

Betapa tidak, mulai tempat hingga acara bukan 100 persen untuk sebuah reuni. namun hanya ajang menonton beberapa kawan lama.

“Acara reuni selayaknya di tempat yang pas untuk audiensi, bukan di tempat umum dan tidak komunikatif” Keluh Hartono yang kini tinggal di Tangerang.

“Pertemuan ini menariknya karena beberapa guru kita mau hadir di acara, bila tidak, ya ini hanya sebuah launching tempat usaha wisata biasa” Tukas A Zaini dari Limbangan Brebes.

“Kalo saya berharap, bila ada pertemuan antar sesama alumni lagi selayaknya di tempat yang representatif buat undangan, agar mereka lebih fokus kepada inti acara dan bisa melepas kangen lebih komunikatif” usul Hesty yang kini tinggal di Bandung.

Terlepas dari baik tidaknya respon peserta reuni 13 Juni lalu, sebagian panitia menanggapi dengan terbuka.

“Kami sudah berusaha sebaik mungkin melayani teman-teman alumni hingga berkenan hadir di acara ini, tapi bila masih ada yang merasa kurang. Yah bisa menjadi koreksi untuk pertemuan2 selanjutnya” Terang Nurkholid, kordinator alumnus 90.

Menanggapi aneka macam pendapat peserta reuni tiga angkatan itu, Syamsul Ma’arif yang kini Ktua fraksi PPP DPRD Bandung Barat melontarkan ide bagi calon penyelenggara reuni yang akan datang.

“Coba tolonglah bagi rekan rekan yang punya waktu dan mampu menggagas pertemuan reuni yang lebih komunikatif, seperti pasca lebaran 2009 lalu di rumah Duroh. Bahkan kalo bisa adik adik kelas kita hingga yg terakhir di undang” usul Syamsul yang kini menjadi kandidat kuat calon Bupati Bandung barat 2013 yang akan datang.

Ahmad Subhi yang akrab di sapa Becky langsung menyatakan siap menjadi penyelenggara reuni yang akan datang yang rencananya akan di gelar secara profesional di Bumiayu. “Ada beberapa tempat di Bumiayu yang pasti cocok buat kumpul-kumpul acara reuni, tempatnya dekat jalan raya dan mudah di jangkau dari arah manapun. Selain luas, bersih dan indah, fasilitasnya juga tersedia. Parkir, toilet dan tempat ibadah tersedia” terang Becky yang kini jadi pengusaha beberapa industri di Tangerang dan Jakarta.

“Beberapa tempat cadangan lainnya juga ada bila ada rekan rekan yang menghendaki di tempat wisata, tapi menurut saya yang terpenting bereuni dulu yang puas, lalu berwisata bila mau. Saya akan menggagas pertemuan yang akan datang lebih bermakna” tambah Becky yang sukses mengawal Hj. Atut menjadi Gubernur Banten.

“Saya akan senag bila rekan-rekan memberi masukan mulai sekarang, agar pertemuan besok segera terwujud. Silakan hubungi saya di 021-92951227″ imbuh Becky sambil memasukan bukti pelunasan ONH untuk kloter 2011 besok.

Angkatan 90 Reuni Maning

Posted in Reuni dengan kaitan (tags) on 12 Juni 2010 by alumnipgan90

HANGAT - Pertemuan alumni PGAN 90 kedua di rumah Duroh sabtu, 12 Juni 2010

Suasana heboh kembali menggema di desa karangsari kembaran purwokerto, tepatnya dirumah Duroh. Betapa tidak, pertemuan kali kedua ini di hadiri kawan kawan lama yang pada saat reuni idul fitri kemarin tidak hadir, tapi kini datang, seperti munji, zaini, subhi, wigo, miftah, ma’rifah, ahdiyat, ahyar, sodikin dll.

Munji yang kini jadi kontraktor di Jakarta saat datang disambut hangat oleh kawan kawan lamanya. Yang lucu, Uha datang hanya menggunakan sarung dan bersorban layaknya ustadz lulusan PGA. Karuan saja kejadian ini mengundang tawa cekakakan alumni yang sudah datang lebih awal.

Rombongan Syamsul, Hesti dan Rohimin dari Bandung juga sudah datang dan langsung menuju penginapan di Baturaden. Dalam pertemuan awal reuni kedua kali ini, alumni juga membicarakan persiapan reuni pasca lebaran 2010 nanti. Menurut Pak Lurah Rahmat Suwendi dari Sokawera, reuni besok akan lebih tepat di gelar di sekolah MAN2. Selain untuk mengenang almamater juga akan lebih mengobati kerinduan para alumni terhadap mantan sekolahnya yang telah menempa jiwa para alumni hingga mampu dan sukses seperti sekarang.

“Diperkirakan reuni akbar besok di Baturaden akan lebih heboh lagi, karena rombongan Purbalingga, Tegal, Pemalang akan datang juga” tegas Nurkholid, kordinator kegiatan reuni 2010.

mas_uha@yahoo.com

Reuni Akbar, Grup Jakarta Berangkat Rombongan

Posted in Reuni dengan kaitan (tags) on 8 Juni 2010 by alumnipgan90

ZIO PGANISME - Alumni yg tersebar se indonesia bakal berkumpul

Munji, Widodo, Hartono, Subhi, Tumirin dan Uha akan berangkat jam 12 siang dari Jakarta sabtu 12 Juni 2010. Mereka kompak berombongan akan menghadiri reuni alumni PGAN yang rencananya akan dihelat tanggal 13 Juni di baturaden Purwokerto. Semoga selamat sampai tujuan dan bisa kembali ke Jakarta.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.